Masalah
- ESET Mobile Security untuk Android menampilkan notifikasi "Perangkat telah di-root"
- Perangkat yang di-root atau di-jailbreak
- Apa yang dimaksud dengan rooting?
- Apa yang dimaksud dengan jailbreak?
- Bagaimana cara mengetahui bahwa perangkat saya telah di-root/dijailbreak?
- Apa yang harus saya lakukan jika perangkat saya telah di-root atau di-jailbreak?
- Saya mengetahui bahwa perangkat saya telah di-root atau di-jailbreak
Solusi
Perangkat yang telah di-root atau di-jailbreak
Perangkat yang telah di-root atau di-jailbreak rentan terhadap risiko, karena perangkat lunak lain dapat mengontrol pengaturan atau sistem operasi perangkat. Misalnya, hal ini dapat menyebabkan aplikasi keamanan ESET yang aktif seperti ESET Endpoint Security untuk Android atau ESET Mobile Security untuk Android ditutup, meskipun aplikasi ini memiliki tingkat izin administrator Perangkat yang paling tinggi.
Produk seluler ESET tidak dapat menjamin perlindungan penuh pada perangkat yang di-root atau di-jailbreak, karena aplikasi ESET mungkin tidak berfungsi dengan benar.
Rooting
Rooting adalah proses di mana pengguna menempatkan perangkat mereka dalam mode istimewa dan mendapatkan "akses root" ke perangkat. Rooting umumnya dilakukan pada perangkat Android, tetapi rooting juga dapat dilakukan pada perangkat berbasis Linux lainnya, seperti sistem operasi Symbian Nokia yang sekarang sudah tidak digunakan lagi. Tujuan dari rooting perangkat adalah untuk mendapatkan hak istimewa sistem tertinggi yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan fungsi-fungsi khusus yang jika tidak, tidak akan tersedia.
Karena pengguna memiliki hak akses root tertinggi yang tersedia pada perangkat yang di-root, perangkat mereka rentan terhadap risiko keamanan, karena kode berbahaya dapat memengaruhi sistem operasi.
Jailbreaking
Jailbreaking adalah menonaktifkan batasan yang diberlakukan oleh produsen perangkat. Jailbreaking umumnya dilakukan pada perangkat Apple yang menjalankan sistem operasi iOS, seperti iPhone atau iPad, dan menghapus pembatasan yang ditetapkan oleh Apple. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menginstal perangkat lunak pihak ketiga dari sumber selain toko aplikasi resmi.
Pada dasarnya, jailbreak memungkinkan pengguna untuk melakukan perubahan (seperti mengubah peramban default iPhone atau klien email) atau menggunakan perangkat lunak yang tidak diotorisasi oleh Apple.
Bagaimana cara mengetahui bahwa perangkat saya telah di-root/jailbreak?
Ada beberapa cara untuk memverifikasi apakah perangkat Android telah di-root. Anda bisa menggunakan aplikasi seluler ESET Password Manager, ESET Mobile Security untuk Android, ESET Endpoint Security untuk Android, atau Anda bisa melihat informasi status secara langsung di perangkat untuk memverifikasi apakah perangkat Anda sudah di-root atau di-jailbreak.
Pengelola Kata Sandi ESET (aplikasi seluler)
-
Di perangkat seluler Anda, buka aplikasi ESET Password Manager dan masuk ke akun Anda.
-
Sentuh ikon menu (tiga garis vertikal) dan sentuh Laporan Keamanan.
Gambar 1-1 -
Jika perangkat Anda di-root atau di-jailbreak, Anda dapat melihat notifikasi kuning di bagian bawah layar. Sentuh notifikasi Perangkat yang di-root atau Perangkat yang di-jailbreak untuk informasi lebih lanjut.
Gambar 1-2 -
Baca informasi tentang rooting atau jailbreak. Untuk informasi lebih lanjut, ketuk Butuh bantuan? Pelajari lebih lanjut.
Gambar 1-3
ESET Mobile Security untuk Android
ESET Mobile Security untuk Android menampilkan notifikasi peringatan berwarna kuning di layar utama jika perangkat seluler di-root. Pengaturan notifikasi perangkat yang di-root diaktifkan secara default.
-
Jika perangkat Anda telah di-root, notifikasi peringatan berwarna kuning akan muncul di layar utama. Untuk informasi lebih lanjut, ketuk notifikasi perangkat yang di-root.
Gambar 2-1
Keamanan Titik Akhir ESET untuk Android
ESET Endpoint Security untuk Android menampilkan notifikasi peringatan berwarna kuning di layar utama jika perangkat seluler di-root.
-
Buka aplikasi ESET Endpoint Security untuk Android.
-
Jika perangkat Anda telah di-root, notifikasi peringatan berwarna kuning akan muncul di layar utama. Untuk informasi lebih lanjut, ketuk notifikasi perangkat yang di-root.
Gambar 3-1
Mengaktifkan notifikasi perangkat yang di-root di ESET Endpoint Security untuk Android
-
Buka aplikasi ESET Endpoint Security untuk Android.
-
Ketuk Keamanan Perangkat.
Gambar 4-1 -
Sentuh sakelar di samping Keamanan Perangkat untuk mengaktifkannya.
Gambar 4-2 -
Ketik kata sandi admin, lalu ketuk Enter.
Gambar 4-3 -
Sentuh tombol di samping Kebijakan pengaturan perangkat untuk mengaktifkannya dan ketuk Kebijakan pengaturan perangkat.
Gambar 4-4 -
Verifikasi bahwa sakelar di samping Perangkat yang di-root diaktifkan.
Gambar 4-5 -
Sentuh ikon panah di sudut kiri atas dan navigasikan kembali ke layar utama. Anda akan melihat notifikasi kuning pada layar utama jika perangkat Anda telah di-root.
Verifikasi informasi status pada perangkat Anda
-
Pada perangkat Android Anda, buka Pengaturan.
-
Gulir ke bawah dan ketuk Tentang ponsel.
-
Ketuk Informasi status.
-
Periksa status Telepon. Jika status yang ditampilkan adalah Resmi, perangkat Anda tidak di-root.
Apa yang harus saya lakukan jika perangkat saya di-root atau di-jailbreak?
Jika Anda mengetahui bahwa perangkat Anda telah di-root atau di-jailbreak, ESET tidak menyarankan untuk menggunakannya. Anda harus mengembalikannya ke vendor atau mengajukan keluhan.
Banyak produsen perangkat seluler yang menyesuaikan sistem operasi Android sesuai dengan preferensi mereka.
Beberapa perangkat (seperti Xiaomi) memiliki izin untuk di-root secara default, atau mereka menyediakan pengaturan izin tingkat lanjut.
Penggunaan perangkat yang di-root atau di-jailbreak dengan sengaja
ESET sangat menyarankan untuk tidak menggunakan perangkat yang di-root atau di-jailbreak.