Solusi
Selain membandingkan malware potensial dengan virus yang sudah dikenal, semua produk ESET menggunakan heuristik untuk mendeteksi virus, trojan, dan ancaman lainnya.
Penggunaan heuristik adalah teknik yang mengimplementasikan seperangkat pedoman atau aturan untuk memecahkan masalah secara efisien. Dalam konteks antivirus, heuristik adalah seperangkat aturan yang digunakan untuk mendeteksi perilaku program jahat tanpa perlu mengidentifikasi ancaman tertentu secara unik, seperti yang diperlukan oleh deteksi berbasis tanda tangan klasik.
Keuntungan utama dari model berbasis heuristik bukan hanya kemampuannya untuk mendeteksi varian atau bentuk modifikasi dari program jahat yang sudah ada, tetapi juga program jahat baru yang belum pernah dikenal sebelumnya. Semua produk ESET menggunakan heuristik untuk mendeteksi ancaman dan malware yang dikenal maupun yang tidak dikenal. Ada dua bentuk heuristik yang digunakan, pasif dan aktif.
Heuristik pasif
Heuristik pasif menganalisis potensi ancaman saat dipindai, menelusuri instruksi dalam program sebelum meneruskan kode ke prosesor untuk dieksekusi. Heuristik pasif mencari pola, rutinitas, atau pemanggilan program yang mengindikasikan perilaku berbahaya.
Meskipun merupakan alat yang penting, heuristik pasif saja hanya merupakan bagian dari solusi, karena tidak ada satu pun tindakan yang dapat dilakukan oleh program jahat yang tidak diperbolehkan dalam program yang sah. Inilah sebabnya mengapa penggunaan heuristik aktif secara simultan menjadi penting.
Heuristik aktif
Teknologi heuristik aktif yang digunakan oleh produk-produk ESET menciptakan komputer virtual di dalam mesin pemindaian yang memungkinkan pemindai untuk mengamati apa yang mungkin dilakukan oleh program tersebut jika dibiarkan berjalan di komputer yang sebenarnya.
Hal ini dapat mengungkap aktivitas yang berpotensi berbahaya yang tidak dapat diidentifikasi oleh teknik pendeteksian lainnya.